Nama :Putri Anggraini
Kelas: 5G
NPM: 106211729
Secara etimologis Pengertian Statistik berasal dari kata status (bahasa latin) yang mempunyai persamaan arti dengan kata state (bahasa Inggris) atau kata staat (bahasa Belanda), dan yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi negara. Pada mulanya, kata “statistik” diartika sebagai “kumpulan bahan keterangan (data), baik yang berwujud angka (data kuantitatif) maupun yang tidak berwujud angka (data kualitatif), yang mempunyai arti penting dan kegunaan yang besar bagi suatu negara. Jadi, statistik adalah rekapiltulasi dari fakta yang berbentuk angka-angka dissun dalam bentuk tabel dan diagram yang mendiskripsikan suatu permasalahan. Adapun jenis tabel, yaitu : Tabel Biasa, Tabel Kontigensi dan Tabel Distribusi Frekuensi, sedangkan jenis diagram yaitu : (Diagram batang, diagram garis atau grafik diagram lambang, lingkaran, diagram pastel, diagram peta dan diagram pencar).
2. Pengertian Statistika
Definisi Statistika Statistika adalah ilmu yang mempelajari statistik, yaitu ilmu yang mempelajari bagaimana caranya mengumpulkan data, mengolah data, menyajikan data, menganalisis data, membuat kesimpulan dari hasil analisis data dan mengambil keputusan berdasarkan hasil kesimpulan.
“Statistika (statistik) adalah ilmu terdiri dari teori dan metoda yang merupakan cabang dari matematika terapan dan membicarakan tentang : bagaimana mengumpulkan data, bagaimana meringkas data, mengolah dan menyajikan data, bagaimana menarik kesimpulan dari hasil analisis, bagaimana menentukan keputusan dalam batas-batas resiko tertentu berdasarkan strategi yang ada.
Dengan demikian dapat dikatakan bahwa, Statistika adalah suatu ilmu pengetahuan yang berhubungan data statistik dan fakta yang benar. Atau suatu kajian ilmu pengetahuan yang dengan teknik pengumpulan data, teknik pengolahan data, teknik analisis data, penarikan kesimpulan, dan pembuatan kebijakan/keputusan yang cukup kuat alasannya berdasarkan data dan fakta yang benar.
3. Pengertian Statistik Pendidikan
Statistik pendidikan adalah statistik dalam pengertian sebagai ilmu pengetahuan,yaitu ilmu pengetahuan yang membahas atau mempelajari dan memperkembangkan prinsip-prinsip metode, dan prosedur yang perlu ditempuh atau dipergunakan,dalam rangka pengumpulan, penyusunan, penyajian, penganalisaan bahan keterangan yang berwujud angka mengenai hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan (khususnya proses belajar-mengajar),dan penarikan kesimpulan,pembuatan perkiraan serta ramalan secara ilmiah (dalam hal ini secara matematik) atas dasar kumpulan bahan keterangan yang berwujud angka tadi.
4. Pengertian Data Statistik
Data Statistik adalah data yang berwujud angka atau bilangan.Persyaratan data dapat dikatakan sebagai data statistik :
1. Menunjukan suatu ciri dari suatu penelitian yang bersifat agregatif.
2. Mencerminkan suatu kegiatan dalam bidang atau lapangan tertentu.
5. Beberapa contoh macam-macam data statistik.
1. Data statistik yang berkaitan dengan prestasi belajar anak didik,seperti:
a. Nilai hasil ulangan harian
b. Nilai hasil ulangan umum
c. Nilai hasil ujian semester
d. Nilai hasil raport
e. Sekor hasil tes IQ
2. Data statistik yang berkaitan dengan keadaan anak didik,seperti :
1. Jumlah anak didik secara keseluruhan dari tahun ke tahun.
2. Jumlah anak didik ditilik dari :
a. Tingkat atau kelasnya
b. Fakultas atau jurusannya
c. Jenis kelaminnya
d. Daerah asalnya
e. Sekolah asalnya
3. Jumlah lulusan/abitirient/alumns
3. Data statistik yang berkaitan dengan staf pengajar
4. Data statistik yang berkaitan dengan staf administrasi
5. Data statistik yang berkaitan dengan anggaran pendapatan dan belanja.
6. Pengumpulan Data Statistik Kependidikan
1. Prinsip pengumpulan data statistik kependidikan
a. Lengkapnya data
b. Tepatnya data
c. Kebenaran data yang dihimpun
2. Cara mengumpulkan data statistik kependidikan
a. Sensus
Adalah cara mengumpulkan data dengan jalan mencatat atau meneliti seluruh elemen yang menjadi objek penelitian.
b. Sampling
Adalah cara mengumpulkan data dengan jalan mencatat atau meneliti sebagian kecil saja dari seluruh elemen yang menjadi objek penelitian.
Ditilik dari segi bentuk pelaksanaan kegiatan pengumpulan datanya,pengumpulan data statistik kependidikan dapat berbentuk:
1. Pengamatan mendalam
2. Wawancara mendalam
3. Angket
4. Pemeriksaan dokumentasi
5. Tes
3. Alat pengumpulan data statistik kependidikan
a. Daftar atau daftar check (check list)
b. Sekala bertingkat (rating scale)
c. Pedoman wawancara (interview guide)
d. Questionnaire (daftar pertanyaan).
7. Pengertian Populasi
Populasi adalah keseluruhan dari karasteristik atau unit hasil pengukuran yang menjadi obyek penelitian.
Populasi terbagi dua, yaitu :
1. Populasi terbatas, populasi yang mempunyai sumber data yang jelas batasnya secara kuantitatif sehingga dapat dihutung jumlahnya.
Contoh: Jumlah Penduduk, jumlah mahasiswa yang mendapat bea siswa.
2. Populasi tak terbatas, Sumber datanya tidak dapat ditentukan batas-batasnya sehingga relative tidak dapat dinyatakan dalam bentuk jumlah :
Contoh: Mencari logam mulia (mendulang emas)
Berdasarka sifatnya, populasi terbagi dua :
1. Populasi homogen, adalah sumber data yang unsurnya memiliki sifat yang sama sehingga tidak perlu mempersoalkan jumlahnya secara kuantitatif.
2. Populasi Heterogen, adalah sumber data yang umumnya memiliki sifat atau keadaan yang berbeda (bervariasi, sehingga perlu ditetapkan batas-batasnya, baik secara kualitatif maupun secara kuantitatif.
8. Pengertian Sampel
Sampel adalah bagian dari populasi. Sampel yang baik adalah sampel yang representatif, yaitu sampel yang dapat mewakili populasinya. Agar representatif, maka pengambilan sampel dari populasi harus menggunakan teknik pengambilan sampel (sampling) yang benar.
Ada 2 teknik pengambilan sampel:
1. Teknik sampling berdasarkan peluang.
Teknik sampling berdasarkan peluang adalah sebuah teknik pengambilan sampel dimana setiap unit observasi dalam populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi sampel.
Ada 3 teknik sampling berdasarkan peluang :
a. Sampling Acak Sederhana
b. Sampling acak sederhana adalah teknik pengambilan sampel dimana sampel diambil berdasarkan tabel bilangan acak
c. Sampling Klasifikasi
d. Sampling klasifikasi adalah sebuah teknik pengambilan sampel dimana populasi terlebih dahulu di bagi-bagi menjadi sub-sub populasi yang antar sub populasi homogen. Karena sub populasi homogen, salah satu sub populasi diambil sebagai sampel
e. Sampling Stratifikasi
f. Sampling stratifikasi adalah sebuah teknik pengambilan sampel dimana populasi terlebih dahulu di bagi-bagi menjadi sub-sub populasi yang antar sub populasi heterogen. Karena sub populasi heterogen, pada setiap sub polulasi ada yang diambil sebagai sampel.
2. Teknik sampling tidak berdasarkan peluang
Teknik sampling tidak berdasarkan peluang adalah teknik pengambilan sampel dimana setiap unit observasi dalan populasi tidak mempunyai kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi sampel.
Ada beberapa teknik sampling tidak berdasarkan peluang, diantaranya :
a. Teknik sampling convenience (seadanya)
b. Teknik sampling judgment (pertimbangan)
9. Pengertian Variabel
Variabel adalah karakteristik yang menghasilkan pengukuran .
Contoh : Diameter pipa adalah variabel karena diameter bisa menghasilkan pengukuran.
Variabel dapat dibagi berdasarkan:
1. Bentuk
a. Kualitatif
1. Dichotomous
Adalah variabel yang hasil pengukurannya bukan angka yang terdiri dari 2 katagori
Contoh : Jenis Kelamin
2. Polychotomous
Adalah variabel yang hasil pengukurannya bukan angka yang terdiri dari banyak katagori
Contoh : Pekerjaan
b. Kuantitatif
1. Diskrit
Adalah variabel yang hasil pengukurannya berbentuk angka dan merupakan bilangan diskrit
Contoh : Jumlah Barang
2. Kontinu
Adalah variabel yang hasil pengukurannya berbentuk angka dan merupakan bilangan kontinu
Contoh : Ketebalan Pipa
2. Fungsi
a. Bebas
Adalah variabel yang mempengaruhi variabel yang lain.
b. Tak bebas.
Adalah variabel yang di pengaruhi oleh variabel yang lain
c. Skala Pengukuran
d. Nominal
Adalah variabel yang hasil pengukurannya menghasilkan data yang nominal
Contoh : variabel Jenis Kelamin
e. Ordinal
Adalah variabel yang hasil pengukurannya menghasilkan data yang ordinal
Contoh : variabel Tingkat Pendidikan
f. Interval
Adalah variabel yang hasil pengukurannya menghasilkan data yang interval
Contoh : variabel Nilai
g. Rasio
Adalah variabel yang hasil pengukurannya menghasilkan data yang rasio
Contoh : variabel Jumlah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar