Selasa, 03 Januari 2012

Puisi : Antara Jubah dan Mahkota

Antara Jubah dan Mahkota

Ya Allah Ya Tuhanku
Ku pejam mata ini perlahan hingga lamban
Bagai sementara

Hembusan angin meniup sehelaian rambutku dengan perasaan
Sekilas berbisik mengomentariku
Dan berkata “Teguhlah Pendirian”

Hati ini terkecut penuh dan sangat penuh dengan rasa bimbang mendengar bisikan angin
Bimbang yang tak menentu tujuan akhir
Tujuan yang akhirnya beresiko mendalam

Antara Jubah dan Mahkota
Hanya satu kalimat yang berjuta pertimbangan
Sungguh aku tidak dapat menentukannya

Sedangkan aku masih berdiri dikalangan banyaknya manusia dan berbagai kehidupan
Ya Tuhan……bantulah aku
Tidak mau kedua kalinya kumenusuk diriku sendiri dengan belatih yang kuasah

Aku tau, betapa kecewanya Engkau kepadaku
Hingga aku merasa ingin slalu berada dibelakangMu
Menutupi betapa malunya aku kepadaMu

Maafin aku ya Tuhan
Aku tidak dapat memilih
Mungkin belum waktunya ku bisa memilih dan mengenakan jubah indahMu

Maafkanlah aku ya Tuhan
Aku tidak dapat menjadi seperti dunia laksana perhiasan, sebaik-baiknya perhiasan adalah wanita yang sholeha
Ampunilah diriku

Putri Anggraini

By. Putri Anggraini                                                                                                    
            Rabu
18/05/2011
            17:05-18:38

Tidak ada komentar:

Posting Komentar